Mengenal 6 Macam Puasa Sunnah Lengkap Dengan Waktu Pelaksanaannya

May 3, 2021 0 By penulis
5 Amalan Sunnah di Hari Jumat, Amalkan dan Jangan Sampai Dilewatkan!

Ada berbagai bentuk ibadah yang bisa dilakukan umat Islam kepada Allah SWT, salah satunya adalah berpuasa. Selain puasa wajib di bulan Ramadhan, terdapat bermacam macam puasa sunnah yang perlu diketahui. Ada berbagai manfaat dari melakukan ibadah puasa, salah satunya adalah mendetoksifikasi tubuh secara optimal dan meregenerasi sel dengan baik. Sehingga daya tahan tubuh bisa jadi lebih kuat.

Berikut macam macam puasa sunnah yang perlu diketahui lengkap dengan waktu pelaksanaannya :

  • Puasa Hari Arafah

Puasa sunnah hari arafah ini dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah oleh orang orang yang tidak melaksanakan ibadah haji. Keutamaan puasa sunnah ini adalah akan menghapus dosa dua tahun orang yang melaksanakannya.

Dalam hadits riwayat muslim, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Puasa hari Arafah itu menghapus doa dua tahun, setahun silam dan setahun yang akan datang. Dan puasa Asyura itu menghapus dosa setahun sebelumnya.”

  • Puasa Tasu’a Dan Asyura

Puasa sunnah Tasu’a dan Asyura ini dilaksanakan pada tanggal 9 dan 10 Muharram. Hal ini sesuai dengan hadist riwayat Muslim, dari Ibnu Abbas beliau berkata :

“Ketika Rasullulah SAW berpuasa pada hari ‘Asyura dan memerintahkan para sahabat untuk berpuasa pada hari itu, mereka berkata, ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya hari ‘Asyura adalah hari yang diagungkan oleh orang Yahudi dan Nasrani.’ Rasulullah SAW bersabda, ‘Kalau begitu, tahun depan Insya Allah kita berpuasa tanggal 9 (Muharram).”

Tapi belum sampai satu tahun kemudian, Rasulullah SAW meninggal dunia.

  • Puasa 6 Hari Di Bulan Syawal

Puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal ini dianjurkan Rasulullah SAW. Dalam hadits riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda :

“Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan dan meneruskan dengan enam hari di bulan Syawal, maka seperti ia berpuasa disepanjang tahun.”

Tapi, pengerjaan puasa sunnah di bulan Syawal ini tidak boleh dilakukan pada hari Lebaran (1 Syawal) karena termasuk waktu yang diharamkan untuk berpuasa.

Dalam hadits riwayat Muslim, diriwayatkan “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang berpuasa pada dua hari yaitu Idul Fitri dan Idul Adha.”

  • Memperbanyak Puasa Di Bulan Syaban

Memperbanyak melaksanakan macam macam puasa sunnah di bulan Syaban adalah bentuk ibadah. Dalam hadits riwayat Muslim dan Bukhari, dari Aisyah RA beliau berkata :

“Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW menyempurnakan puasa sebulan penuh, kecuali pada bulan Ramadhan. Dan aku tidak pernah melihat beliau SAW memperbanyak puasa di bulan bulan lain, kecuali dibulan syaban.”

  • Memperbanyak Puasa Di Bulan Muharram

Memperbanyak puasa sunnah di bulan Muharram juga adalah bentuk ibadah. Pasalnya, bulan Muharram menjadi salah satu waktu yang istimewa dalam Islam. Bahkan, dalam hadits riwayat Muslim, Abu Daud dan Tirmidzi Rasulullah SAW pernah bersabda :

“Puasa yang paling utama setelah bulan Ramadhan adalah bulan Muharram. Dan Sholat yang paling utama setelah fardhu adalah sholat malam.”

  • Puasa Senin Dan Kamis

Nabi Muhammad SAW melaksanakan puasa sunnah di hari seni dan kamis. Hal tersebut dilakukan karena terdapat keistimewaan di kedua hari tersebut.

Dalam hadist riwayat Abu Daud, Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya segala awal seluruh hamba dipaparkan pada hari Senin dan Kamis.”

Jangan lupa untuk melaksanakan macam macam puasa sunnah yang telah disebutkan diatas ya !